Skill Yang Dibutuhkan Untuk Trading Saham

Trading saham saat ini menjadi salah satu hal yang semakin banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Dengan berbagai kemudahan teknologi saat ini, kini masyarakat Indonesia bisa memiliki investasi atau trading lebih mudah.

Dengan bermodalkan modal yang terjangkau, kini berbagai sekuritas memberikan penawaran guna menggaet investor baru untuk menjadi anggota dari sekuritas tersebut.

Setelah bergabung dengan sekuritas, maka orang tersebut kini bisa mulai trading saham. Dan ini hanya awal, karena trading saham sesungguhnya akan dijalankan saat sudah memiliki akun untuk mulai digunakan.

Bagi pemula, sangat dianjurkan untuk mempelajari berbagai istilah dasar hingga pengetahuan dasar yang berkaitan dengan trading saham. Dengan memahami hal-hal dasar tersebut, kini Anda sudah siap untuk mempelajari skill lebih lanjut untuk mulai mendapatkan keuntungan dari trading saham.

Nah, skill apa saja yang minimal harus Anda miliki untuk bisa menjadi seorang trader sukses dan mendapatkan profit bahkan dalam hitungan harian saja?

#1. Bisa mencari keuntungan dari selisih harga

Trading saham dalam bentuk sederhana merupakan aktifitas untuk jual atau beli saham. Sama seperti jual beli lainnya, saham juga demikian.

Anggaplah saat ini Anda ingin berjualan produk dan membeli produk dari distributor sehingga mendapatkan harga yang lebih murah. Dari harga beli tersebut, Anda bisa mendapatkan keuntungan dengan menjual produk tadi dengan harga jual yang lebih tinggi. Ini disebut sebagai selisih harga.

Anda harus bisa mencari celah untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga di pasar saham. Perlu banyak hal untuk bisa mengetahui kapan membeli atau menjual untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga tersebut.

#2. Memperkirakan trend yang akan naik

Hal penting lain yang harus dikuasai jika ingin trading saham dan profit adalah kemapuan untuk memperkirakan trend saham yang akan naik.

Anda harus membaca banyak referensi sehingga bisa mempelajari trend apa yang nantinya kemungkinan besar akan naik. Dengan mengetahui trend ini, Anda bisa mencari keuntungan karena selangkah didepan dari trader lainnya.

#3. Kemampuan mengelola keuangan

Sebagai seorang trader handal, kemampuan untuk mengelola keuangan merupakan salah satu hal yang wajib dikuasai. Anda tidak bisa menjadi seorang trader handal apabila tidak memiliki kemampuan pengelolaan uang yang baik.

Dengan kemampuan pengelolaan uang yang baik, Anda bisa mengelola resiko kerugian dan pembagian profit yang bisa didapatkan.

Dari 3 hal tadi, Anda bisa menjadi trader handal. Tetapi harus diingat bahwa, 3 hal ini merupakan hal umum dan perlu pembahasan lebih dalam dari masing-masing poin sehingga bisa membuat Anda menjadi seorang trader handal. Salam profti!

Desakan Investor Buat Kekayaan Mark Zuckerberg Turun

Permasalahan tentang privacy serta keamanan data pengguna Facebook memang membuat perusahaan besutan Mark Zuckerberg tersebut mendapat banyak sorotan dunia. Bukan hanya di Indonesia, kasus tentang bocornya berbagai data pengguna Facebook membuat perusahaan tekno ini mendapatkan berbagai dampak negatif.

Salah satu dampak negatif yang ditimbulkan adalah dengan adanya suara dari investor untuk mendesak Zuck untuk mundur sebagai pemegang 2 jabatan di perusahaan tersebut.

Saat ini, Mark Zuckerberg memeang 2 jabatan penting untuk Facebook. Ia merupakan chairman dan juga CEO perusahaan tersebut. Dengan beban 2 jabatan tinggi sekaligus, Zuck dianggap tidak bisa berkonsentrasi penuh sehingga tidak bisa menghadapi dan mengantisipasi permasalahan seperti yang terjadi baru-baru ini.

Permasalahan yang timbul akhir-akhir ini pun akhirnya membawa dampak buruk bagi perusahaan dan bos Facebook ini sendiri. Karena akumulasi permasalahan yang ada, nilai kekayaan Mark Zuckerberg harus turun drastis. Semula ia menempati tempat ke-4 sebagai orang terkaya dunia versi Forbes, tetapi karena permasalahan yang menimpa Facebook, Mark Zuckerberg harus rela turun ke peringkat 8 saat ini.

Rangkap jabatan membuat permasalahan di Facebook?

Perusahaan teknologi di Silicon Valley memang sangat lumrah jika ada seorang CEO yang juga menjabat sebagai chairman.

Meskipun hal tersebut lumrah, dengan tantangan besar yang dihadapi oleh Facebook tentu membutuhkan sosok yang bisa fokus untuk banyak hal. Zuck mungkin memiliki kemampuan hebat hingga membuat Facebook sebesar sekarang, tetapi saat ini Facebook telah tumbuh dan menjadi sosial media terbesar dengan jumlah pengguna yang amat besar.

Pengguna Facebook yang semakin hari semakin besar hingga berbagai isu yang ada didalamnya tentu membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Untuk bisa melakukan hal ini, Mark Zuckerberg disarankan untuk menyerahkan satu posisinya untuk dipegang oleh orang yang bisa membantu Facebook menghadapi berbagai permasalahan.

Mark Zuckerbeg sendiri memang dikenal sebagai orang yang memiliki ambisi besar dan desakan mundur dari investor ini tampaknya akan menjadi ujian tersendiri bagi salah satu pemuda tersukses di abad ini.

Bagaimana nantinya nasib Facebook seandainya Mark Zuckerberg akan melepaskan salah satu jabatannya?

Mengenal Bandar Saham dan Dampaknya

Saat ini, pemerintah dan pihak terkait terus mengkampanyekan untuk masyarakat supaya memulai menabung saham. Sudah banyak pula penjelasan mengapa kita perlu mengetahui dan memulai untuk menabung saham ketimbang menabung uang secara konvensional.

Kemudahan yang terus diberikan baik dari perusahaan sekuritas seperti penyediaan layanan online hingga pembuatan akun yang bisa lebih cepat juga membuat masyarakat semakin berminat untuk memulai membeli saham.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk mulai menabung saham juga harus memiliki pengetahuan dasar atau umum mengenai dunia saham. Salah satu yang perlu diketahui oleh masyarakat yang ingin bergabung dalam investasi saham adalah mengetahui tentang apa itu bandar saham.

Apa itu bandar saham?

Bandar saham merupakan sekumpulan pelaku pasar yang memainkan atau memanipulasi harga saham. Tentu saja tindakan ini bukanlah sesuatu hal yang legal.

Perusahaan sekuritas yang telah diregulasi oleh pemerintah biasanya akan melakukan pengawasan yang ketat sehingga praktik bandar saham ini tidak mudah terjadi dan menjaga agar investor lain tidak tertipu dengan harga yang telah dimanipulasi.

Cara kerja bandar saham

Mungkin Anda yang baru dalam investasi saham akan bingung karena ternyata harga saham bisa dimanipulasi. Pasti Anda akan bertanya-tanya bagaimana bisa harga saham di manipulasi.

Bandar saham memiliki jumlah modal besar. Dengan modal besar tersebut, ia bisa membeli saham tertentu dan seperti yang sudah diketahui, jika banyak permintaan maka harganya pun akan naik.

Pemodal besar atau bandar saham tersebut akan menggunakan modalnya untuk menggoreng saham. Mereka akan membeli sejumlah besar saham tertentu untuk memancing investor membeli di harga tertentu. Ketika investor lain telah terperangkap oleh bandar saham, maka investor tersebut akan mendapatkan harga manipulatif.

Biasanya, aksi bandar saham bisa terdeteksi ketika terjadi pergerakan saham yang sangat signifikan.

Memang jika terjadi pergerakan signifikan bukan berarti menunjukkan adanya praktik dari bandar saham. Meskipun begitu, jika Anda masih sangat baru dalam dunia investasi saham – waspadai pergerakan saham yang sangat signifikan. Jangan berspekulasi dengan risiko yang begitu tinggi.

Pelajari ilmu-ilmu tentang investasi baik dalam hal teknikan maupun fundamental. Jika mampu mempelajari dengan baik 2 hal tersebut, maka Anda akan lebih siap untuk mulai trading atau investasi di saham. Salam sukses.

Jangan Sembarangan Pinjam Uang di Fintech

Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi adalah kemudahan. Dengan mengadaptasi teknologi, kini berbagai hal bisa dilakukan lebih mudah dan lebih cepat.

Perkembangan teknologi ini juga memunculkan tren baru dalam dunia keuangan yang dikenal dengan istilah Finance Technology(Fintech).

Kehadiran Fintech sendiri memberikan warna baru serta pilihan menarik bagi konsumen yang ingin menggunakan layanan keuangan yang coba ditawarkan oleh berbagai perusahaan Fintech di Indonesia.

Dengan kemudahan ini, sayangnya tidak atau belum semuanya dibarengi dengan penerapan aturan yang diatur oleh OJK. Banyak perusahaan Fintech di Indonesia yang bermasalah karena belum mendapatkan legalitas dari OJK, sehingga membuat masyarakat diminta untuk hati-hati dalam menggunakan berbagai layanan Fintech yang ada.

Salah satu layanan Fintech yang banyak digandrungi adalah seperti pinjaman online. Layanan untuk meminjam uang secara online saat ini menjadi salah satu tren perusahaan Fintech karena banyaknya peminat untuk bidang ini. Sayangnya, tak sedikit cerita yang tak mengenakan oleh pengguna layanan Fintech peminjaman uang tersebut.

Jangan Sembarangan Pinjam Uang di Fintech

Sudah banyak cerita tentang bagaimana pengguna yang menggunakan layanan pinjaman online melalui Fintech mendapatkan pengalaman yang tidak mengenakan. Tidak sedikit pengguna yang bahkan harus kehilangan pekerjaannya karena utusan Fintech melakukan teror bukan hanya melalui telp, SMS tetapi mendatangi langsung teman, kerabat, atasan hingga keluarga pengguna.

Perlu diketahui, bahwa sebenarnya OJK sudah mengeluarkan peringatan bagi perusahaan Fintech untuk mengurus regulasi sehingga bisa beropasi sesuai dengan peraturan yanga da. Sayangnya, dari banyak Fintech di Indonesia, masih sedikit yang sudah mendapatkan legalitas resmi dari OJK.

Masyarakat sendiri disini berperan sangat besar untuk mewaspadai berbagai praktik dari Fintech tak berizin.

Bagaimana pun, Fintech tidak akan bisa berjalan jika masyarakat tidak menggunakan jasa mereka. Masyarakat harus berpikir ulang jika ingin melakukan peminjaman secara online. Beberapa Fintech bahkan menerapkan bunga yang sangat besar yang pastinya akan sangat merugikan pengguna.

Jika pun ingin meminjam uang secara online pada Fintech, pastikan bahwa Fintech yang dipilih telah mendapatkan legalitas. Dengan begitu, Anda bukan hanya mendapatkan kemudahan, tetapi juga akan mendapatkan perlindungan sebagai konsumen. Jangan hanya karena mengejar kemudahan tetapi akan berdampak buruk kedepannya.

Alasan Bitcoin Tidak Bagus Untuk Investasi

Fenomena Bitcoin memang membuat gempar dunia karena nilainya yang pernah menembus 300 juta untuk 1 Bitcoin saja. Nilai ini naik sangat signifikan karena saat beberapa tahun lalu, Bitcoin hanya berharag sekitar 3 jutaan saja. Kenaikan hingga 100 kali lipat ini membuat banyak orang akhirnya mencoba peruntungan dengan berinvestasi di Bitcoin dan mata uang digital lainnya, sayangnya – setelah kenaikan yang sangat jauh tersebut, Bitcoin terus mengalami tren negatif hingga saat ini.

Meskipun mengalami penurunan yang signifikan, nilai 1 Bitcoin sendiri saat ini masih terbilang cukup tinggi. Setidaknya harga Bitcoin masih menjangkau 90 jutaan untuk 1 Bitcoinnya saja.

Bitcoin bisa dikatakan sebagai pionir untuk mata uang digital sehingga saat ini muncul banyak sekali jenis alt koin(sebutan koin digital selain Bitcoin) di market baik dalam maupun luar negeri.

Fenomena kemunculan berbagai koin digital ini bukan hanya terjadi di luar negeri, di Indonesia – sudah ada beberapa developer yang membuat mata uang digitalnya sendiri. Memang, Bitcoin masih menjadi mata uang digital paling utama dan masih sangat banyak dilirik oleh para investor.

Mengenai hal ini, kami bukan sedang ingin membahas tentang keuntungan investasi Bitcoin tetapi justru sebaliknya. Ya, kami akan memaparkan beberapa alasan sehingga Bitcoin bukan merupakan jenis investasi yang menguntungkan!

#1. Fluktuasi harga sangat ekstrem

Bitcoin menerapkan sistem peer-to-peer sehingga tidak ada sistem sentralisasi layakanya sebuah bank atau transaksional tradisional lainnya. Dengan hal ini, setiap orang yang memiliki Bitcoin bisa menawarkan harga-nya sendiri.

Dengan tidak adanya batasan dalam pembatasan harga, maka ini membuat pergejolakan pasar Bitcoin berlangsung sangat cepat. Flukutasi harga Bitcoin sangat ekstrem sehingga sangat berisiko dijadikan untuk berinvestasi.

#2. Dicekal OJK

Otoritas Jasa Keuangan(OJK) telah mengeluarkan statemen tentang status Bitcoin dan menghimbau masyarakat untuk tidak bertransaksi menggunakan Bitcoin atau koin digital lain.

Pencekalan Bitcoin ini sendiri karena belum adanya regulasi sehingga pemilik bisa terkena sanksi jika menggunakan Bitcoin sebagai alat untuk bertransaksi.

#3. Legalitas di Indonesia belum ada

Untuk investasi, hal penting yang harus diketahui tentu masalah perlindungan sesuai dengan legalitas yang berlaku di Indonesia.

Jangan berharap mendapat perlindungan apa pun dari negara jika terjadi hal-hal yang merugikan saat berinvestasi di Bitcoin. Legalitas yang belum ada membuat Anda harus ekstra hati-hati sebelum memutuskan berinvestasi di Bitcoin.

#4. Rawan disalahgunakan

Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengatakan bahwa masyarakat yang ingin berinvestasi di Bitcoin harus berhati-hati, karena jenis investasi ini masih belum diatur oleh negara sehingga banyak hal yang bisa terjadi termasuk rawan penyalahgunaan.

Dari setiap resiko ini, Bitcoin dkk memang masih diminati oleh banyak masyarakat Indonesia maupun dunia – tetapi, kembali lagi kepada Anda yang ingin bervinestasi. Sudah siapkah dengan resiko yang ada?

Tentang Analisis Fundamental Bitcoin

Jika Anda mengikuti perkembangan teknologi, hampir dipastikan Anda pernah mendengar tentang Bitcoin meskipun hanya numpang lewat. Bitcoin memang menjadi pembicaraan dunia karena nilainya yang sempat menyentuh 300 juta rupiah untuk 1 Bitcoin saja.

Meskipun saat ini nilai Bitcoin tengah turun dan dibeberapa negara tidak mendapat legalitas, tetapi Bitcoin tetap ada dan diprediksi akan terus eksis dimasa yang akan datang. Berbagai keunggulan Bitcoin diklaim bisa menjadikan koin ini serta koin digital lainnya bisa menggantikan peran mata uang konvensional seperti saat ini.

Memang terlalu jauh jika berbicara tentang bagaimana Bitcoin bisa menggantikan peran mata uang yang sesungguhnya, tetapi bagi Anda yang saat ini merasa tertarik untuk  berinvestasi di Bitcoin – satu hal yang perlu Anda pelajari adalah tentang analisis fundamental.

Sama seperti saham atau trading lainnya, analisis sangat diperlukan dan selain analisis teknikal – analisis yang tidak kalah penting adalah analisis fundamental.

Sederhananya, analisis fundamental merupakan faktor yang bisa mempengaruhi naik/turun Bitcoin karena kebijakan secara luas suatu negara. Beberapa faktor analisis fundamental yang perlu Anda ketahui seperti :

#Kebijakan pemerintah

Kebijakan suatu negara atau pemerintahannya memang sangat berpengaruh besar terhadap naik/turunnya Bitcoin. Sempat mengalami kenaikan yang amat tinggi, Bitcoin mengalami penurunan drastis akibat kebijakan pemerintahan China yang melarang transaksi Bitcoin.

China sendiri sebelumnya merupakan salah satu pasar terbesar untuk Bitcoin. Pelarangan Bitcoin di negara tersebut menyebabkan terjadinya stabilitas kepercayaan yang menurunkan nilai dari Bitcoin.

#Krisis ekonomi

Nilai mata uang suatu negara bisa mengalami inflasi, dan ini pula yang terjadi di Cyprus. Permasalahan ekonomi di negara tersebut memicu inflasi yang besar sehingga banyak masyarakat negara tersebut yang memilih membeli Bitcoin guna menyelamatkan uang yang masih bernilai lebih tinggi.

Dengan adanya masalah permintaan(demand) yang sangat tinggi, ini mendorong harga Bitcoin mengalami peningkatkan.

#Faktor sosial dan budaya

Faktor yang dimaksud adalah banyaknya kebutuhan akan uang rill ketika saat momen penting seperti peringatan Hari Raya Idul Fitri, Natal, Tahun Baru atau lainnya.

Dengan demand tinggi terhadap mata uang biasa, membuat banyak orang yang menjaul aset Bitcoin dan menyebabkan penurunan harga jika dilakukan secar masal.

Ada banyak faktor fundamental lain yang perlu Anda ketahui. Jika Anda tertarik untuk mulai berinvestasi di Bitcoin, pelajari banyak hal sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan, bukan sebaliknya.

Orang Ini, Tukarkan Dollar Miliknya Senilai 2 Triliun Rupiah!

Rupiah saat ini harus terus bertengger diatas 15ribu atas USD. Kondisi ini memang membuat banyak orang mulai khawatir akan dampak yang bisa ditimbulkan. Kenaikan nilai tukar USD ini juga merupakan yang tertinggi setelah masa kepemimpinan Presiden Soeharto tahun 1998 silam.

Meskipun saat ini nilai tukar rupiah menembus level baru dan mencetak rekor, tetapi pemerintah sendiri mengatakan bahwa kondisi saat ini dengan tahun 1998 jauh berbeda. Pemerintah pun bersikeras bahwa hal ini masih bisa teratasi dan pemerintah juga aterus mengupayakan berbagai hal untuk menekan harga USD untuk bisa lebih tinggi lagi.

Selain memang pemerintah yang berwenang untuk mengatasi permasalahan ini, rakyat Indonesia sebenarnya bisa turut membantu untuk mendongkrak nilai rupiah. Caranya tentu adalah dengan menukarkan USD yang dimiliki ke rupiah, atau juga bisa dengan tidak pergi keluar negeri terlebih dahulu untuk berlibur hingga menahan untuk tidak membeli produk luar negeri untuk beberapa saat.

Langkah penyelematan rupiah ini pun coba dilakukan oleh salah satu orang terkaya di Indonesia. Pemilik Mayapada Group, Dato Sri Tahir membuat langkah nyata guna membantu rupiah yang tengah terseok-seok.

Menukarkan dollar ke rupiah yang mencapai 2 triliun!

Tahir menukarkan uang US$ 93 juta dan SGD 55 juta ke rupiah yang nominalnya mencapai 2 triliun rupiah!

Penukaran uang ini sendiri diakui oleh Tahir merupakan langkah nyata guna membantu rupiah yang saat ini tengah terseok-seok atas penguatan USD.

Usai bertemu dengan Gubernur Bank Indonesia(BI), Tahir mengatakan bahwa ini merupakan komitmen yang ia lakukan guna membantu nilai tukar rupiah yang saat ini melemah. Ada pun uang yang ditukarkannya ke rupiah tersebut merupakan uang yang disimpan di bank Singapura.

Selain untuk membantu rupiah, Tahir juga mengatakan bahwa tujuan lain dari penukaran ini adalah untuk membantu penyuntikan modal kepada PT Bank Mayapada Internasional Tbk, perusahaan miliknya saat ini.

Nama Tahir akhir-akhir ini memang tengah sering mencuat. Pertama karena tentang bantuan yang dikirimkan untuk daerah yang terkena bencana seperti di Sulteng, juga isu tentang langkahnya yang dispekulasikan ingin mengakuisisi bank Muamalat.

Cara Menghemat Pengeluaran Saat BBM Naik

Pemerintah Indonesia akhirnya menaikkan kembali harga Bahan Bakar Minyak(BBM) lantaran terjadinya kenaikan harga minyak mentah dunia. Meski begitu, tak semua BBM naik – kendati demikian, BBM yang mayoritas digunakan oleh masyarakat mengalami kenaikan.

Seperti yang sudah terjadi sebelumnya, kenaikan BBM pastinya akan berdampak langsung pada masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok pun mau tidak mau harus menyesuaikan harga(naik) karena semuanya memang menggunakan BBM untuk transportasi dan distribusi.

Kenaikan BBM tentu membuat pengeluaran akan lebih besar dibandingkan sebelumnya. Jika tidak mencari cara, maka Anda bisa saja merasakan pengeluaran yang lebih besar dari biasanya. Untuk itu, Anda harus mencari cara untuk berhemat.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghemat pengeluaran pasca BBM naik. Apa saja?

#1. Kurangi penggunaan kendaraan pribadi

Bagi Anda yang terbiasa menggunakan kendaraan pribadi kemana saja, sebaiknya mulai mempertimbangkan untuk menggunakan transportasi publik saja. Dengan menggunakan transportasi publik biasanya pengeluaran akan lebih hemat, ini juga sanaat bagus karena bisa mengurangi kemcatan lantaran menggunakan transportasi publik.

Jika Anda biasanya ingin membeli sesuatu yang jaraknya tidak begitu jauh, sebaiknya jangan menggunakan kendaraan. Anda bisa berjalan kaki, atau jika Anda memiliki sepeda – bisa menggunakan sepeda.

#2. Manfaatkan transportasi publik

Seperti penjelasan sebelumnya, Anda bisa mulai mengurangi menggunakan kendaraan pribadi dan beralih serta memanfaatkan transportasi publik yang ada.

Memang beberapa transportasi publik di Indonesia masih perlu pembenahan, tetapi untuk transportasi yang ada saat ini sebenarnya sudah lebih dari cukup baik untuk digunakan. Manfaatkan berbagai transportasi publik ini untuk mengurangi pengeluaran saat BBM naik.

#3. Periksa mesin kendaraan secara rutin

Meskipun BBM naik, bukan berarti Anda mengabaikan biaya untuk perawatan mesin kendaraan. Mau bagaimana pun, pemeliharaan terhadap kendaraan seperti mesin memang harus tetap dilakukan.

Melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan khususnya pada bagian mesin membuat performa dari kendaraan tersebut tetap maksimal. Dengan perofrma maksimal, kendaraan akan cenderung tidak boros dan ini bisa dijadikan alternatif solusi untuk mengurangi pengeluaran saat BBM naik.

Coba terapkan 3 tips diatas, dan jangan lupa untuk selalu menghindari pengeluaran boros. Dengan begitu, Anda bisa menghemat dan menghindari pengeluaran yang lebih besar meskipun BBM naik.

Ini Perbedaan Antara Pelit dan Hemat!

Mengelola keuangan adalah kunci untuk bisa meningkatkan penghasilan dan tentunya pundi-pundi finansial. Dengan mengelola uang secara tepat, maka untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan pun menjadi mudah.

Bagaimana pun, jika Anda memiliki kekayaan tetapi tidak bijak mengelolanya – maka bukan hal mustahil jika keuangan Anda akan berjalaln dalam keadaan buruk bahkan hingga mengakibatkan bangkrut!

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menyimpan uang dan menggunakan dengan tepat sasaran adalah dengan menghemat. Tetapi timbul permasalahan akibat sifat hemat kerap kali dianggap mirip dengan sifat pelit.

Hemat boleh, pelit jangan!

Ya, hal ini benar adanya. Anda boleh saja berhemat, tetapi bukan berarti Anda harus menjadi orang yang pelit bahkan kikir. Lalu, apa saja sih perbedaan hemat dan pelit?

Dalam hal menabung

Perbedaan antara si pelit dan si hemat saat menabung misalnya, si hemat akan menyisihkan beberapa persen untuk ditabung, beberapa persen lain untuk kebutuhan, hiburan hingga amal. Sementara, si pelit akan menggunakan uang yang didapat untuk benar-benar  ditabung, tanpa memikirkan ada hal lain yang juga memerlukan uang.

Dalam hal bersosialisasi

Manusia adalah makluk sosial, yang artinya manusia membutuhkan manusia lain karena memang begitu hakekatnya.

Untuk urusan bersosialisasi, si hemat tidak akan perhitungan untuk misalnya mentraktir teman dalam rangka kenaikan jabatan atau ulang tahun atau momen penting lainnya. Sedangkan si pelit sudah pasti, tidak mau mengeluarkan uang sepeserpun, bahkan cenderung hanya ingin ditraktir.

Memberi tip

Saat menggunakan jasa, biasanya kita bisa memberikan tip apabila merasa sangat terbantu(ini diluar kewajiban), tetapi tidak ada salahnya memberikan sedikit apresiasi bukan?

Bagi si hemat, ia tak sungkan memberikan tip apabila dirasa sangat terbantu oleh orang lain. Bisa ditebak kan apa yang dilakukan oleh si pelit?

Masih banyak sih sebenarnya contoh perbedaan antara si pelit dan si hemat. Yang pasti, si hemat akan lebih bijak untuk mengelola keuangan dan tidak sungkan memberi. Untuk si pelit, ia akan sangat perhitungan, sebisa mungkin bahkan tidak mengeluarkan uang sama sekali bahkan untuk hal-hal penting. Kalau Anda termasuk yang mana?

Kurangi Ngopi Diluar Jika Ingin Sukses Keuangan!

Saat ini, ngopi merupakan salah satu aktivitas favorit para millenial. Ngopi kerap kali menjadi aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari aktivitas masyarakat modern saat ini.

Sebenarnya, budaya ngopi sendiri sudah lama ada di Indonesia. Masyarakat Indonesia sangat banyak yang menyukai kopi, dan tak heran pula jika kopi Indonesia merupakan salah satu kopi terbaik yang ada di Indonesia.

Pergeseran tren terjadi ketika kedai-kedai kopi mulai mengadaptasi berbagai perkembangan teknologi. Mulai dari tempat-tempat yang nyaman, fasilitas seperti wifi dan colokan – kini budaya ngopi seakan semakin meningkat khususnya pada masyarakat perkotaan.

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan hal ini – karena ngopi merupakan hak segala bangsa! 😀

Yang menjadi permasalahan saat ini adalah, banyaknya kalangan millenial yang cenderung lebih konsumtif dan boros khususnya sering keluar untuk sekedar ngopi dan tentunya ini akan menghabiskan uang.

Sesekali pergi untuk ngopi bersama teman tentu bukan hal yang salah, tetapi jika dilakukan terlalu sering – ini akan membuat permasalahan keuangan menjadi terganggu khususnya bagi kalangan millenial yang masih merintis dalam hal keuangan.

Kurangi ngopi untuk mendapatkan kesuksesan keuangan

Jika kamu merupakan salah satu yang gila ngopi di luar, coba dihitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk ngopi saja dalam sebulannya.

Jika ngopi dilakukan secara rutin, maka pengeluaran untuk hal ini dalam satu bulan pastilah memiliki nominal yang cukup lumayan. Mari asumsikan segelas kopi di kedai kopi seharga 30.000 rupiah -artinya kamu bisa menghabiskan sekitar 900.000 rupiah hanya untuk ngopi saja perbulannya!

Angka ini tentu saja belum termasuk pengeluaran lainnya seperti kos, makan, angsuran hingga tagihan rutin lainnya.

Bagaimana pun, perilaku terlalu konsumtif memang tidak baik. Memang mungkin ngopi di luar bersama teman atau sekedar menikmati aktivitas lain di kedai kopi memiliki kesenangan sendiri, tetapi kamu juga harus memiliki batas.

Dengan uang yang dikeluarkan untuk ngopi tadi, seharusnya bisa digunakan untuk membeli sesuatu hal yang lebih diperlukan. Atau bahkan uang yang digunakan untuk ngopi tadi sebaiknya disisihkan untuk ditabung – lebih bagus lagi untuk mulai mencoba investasi atau bisnis. Dengan begitu, financial freedom akan lebih mudah didapatkan.