Gubernur BI Sebut Redenominasi Bisa Buat Indonsia Lebih Maju

Pemerintah Republik Indonesia diwacanakan ingin segera merealisasikan rencana pengurangan digit pada Rupiah atau Redenominasi Rupiah. Salah satu tujuan dari redemonasi rupiah ini pun adalah untuk menguatkan dan membuat Indonesia segera sejajar dengan negara lainnya.

Gubernur Bank Indonesia(BI), Agus Martowardojo, menjelaskan bahwa redenominasi rupiah akan membuat Indonesia sejajar dengan mata uang negara lain. Hal ini pun disampaikan oleh Agus usai pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo(Jokowi) di Istana Negara Selasa(25 Juli 2017) ini.

Agus menilai, persepsi serta perekonomian terhadap Indonesia akan dipandang dan sejajar dengan negara lainnya. Persepsi dicontohkan oleh Agus misalnya nilai tukar rupiah terhadap US Dollar, misalkan 1 USD sama dengan 13,300 Rupiah. Dengan redenominasi, maka 1 USD akan misalnya sama dengan 13,000 maka akan senilai 13 rupiah saja.

Lebih lanjut, Agus menilai persepsi dengan banyaknya digit di rupiah membuat asumsi bahwa ekspektasi inflasi rupiah sangat tinggi. Padalah, lanjut Agus, inflasi di Indonesia sendiri sangat terkendali. Dengan redenominasi ini pula, ada kebanggaan dari masyarakat Indonesia yang melihat nilai dari rupiah yang lebih baik.

Dari segi teknologi sendiri, Agus menilai bahwa dengan banyaknya digit dalam rupiah membuat informasi keuangan itu sendiri menjadi tidak efisien.

Wacana untuk pengurangan digit dalam rupiah sendiri bukan merupakan sesuatu yang baru. Setidaknya pada tahun 2011 silam, wacana ini sudah bergulir dan hingga saat ini belum terealisasi. Tampaknya untuk beberapa tahun ke depan, Bank Indonesia dan pemerintah lebih fokus untuk segera mewujudkan wacana yang sudah beberapa tahun belakangan berkembang.

Ancaman Inflasi Kerek Emas

Ancaman Inflasi Kerek EmasHarga emas masih dalam tren bullish pekan ini dan berpotensi ke level US$1.800 per troy ounce seiring dengan kecemasan potensi inflasi akibat tingginya harga minyak dan guyuran dana segar beberapa bank sentral dunia.

Suluh Wicaksono, Kepala Riset Askap Futures berujar,”Hasil survey emas Kitco  mayoritas memprediksi emas akan naik”, merujuk pada perusahaan jual beli logam mulia asal Kanada. Sebanyak 79% dari 24 responden menyatakan harga naik, 13% bilang turun  dan 8% mengatakan tetap. Fundamen positif, diharapkan mendongkrak harga emas minggu ini, seperti ketegangan Iran dengan Barat yang berpotensi mengganggu pasokan minyak dari Timur Tengah. Namun tetap ada kerikil kecil yang patu diperhatikan yaitu membaiknya data ekonomi AS. Jika level US$1.800 tersentuh, emas akan menguji level resisten, investor cenderung melakukan aksi jual, pada US$1.815 per troy ounce. Adapun level support  atau harga cenderung naik saat mendekati US$1.730 per troy ounce. Sementara itu, kepemilikan emas dalam produk yang diperdagangkan di bursa yang didukung oleh logam naik ke rekor seiring kekhawatiran bahwa stimulus keuangan pemerintah akan memacu inflasi.

Data Bloomberg menunjukkan kepemilikan naik 0,2%  menjadi 2.396,9 ton  pada akhir pekan lalu. Level tertinggi sepanjang masa sebelumnya adalah 2.392,98 ton yang dicapai pada 13 Desember. Emas berjangka naik ke level tertinggi 3 bulan pada US$1.789,50 per troy ounce. Lonjakan biaya energi dan pangan mendorong kekhawatiran bahwa inflasi akan lebih cepat. Harga minyak mentah mendekati US$110 per barel di New York ditengah meningkatnya ketegangan global dengan Iran. Harga pangan di AS juga naik seperti daging sapi eceran yang mencapai rekor pada Januari.

Di sisi lain, Bank Sentral Eropa kemungkinan membagikan 470 miliar euro (US$629) dalam 3 tahun kepada bank di tengah ancaman gagal bayar negara di kawasan itu. Di AS,  Federal Reserve kemungkinan melakukan pembelian obligasi tambahan untuk memacu perekonomian.

John Paulson, manajer hedge fund yang sedang memulihkan diri dari rekor kerugian pada 2011, mengatakan kepada investor bahwa lembaga investasi Gold Fund miliknya akan jadi andalan, mengungguli pengggunaan strategi lain selama 5 tahun, yang dananya sendiri sebesar 55% berada pada Gold Fund yang memiliki aset US$1,2 miliar. Emas sebagai lindung nilai terhadap mata uang euro, seiring dengan kemungkinan perpecahan dan akhirnya peningkatan inflasi.  Dana lembaga itu, yang digunakan untuk membeli emas derivative dan jenis lainnya yang berhubungan dengan sekuritas, menurun 11% tahun lalu setelah harga logam mulia merosot 14% dalam empat bulan terakhir.

Menurut sumber Bloomberg yang menolak disebut namanya, pada pertemuan dalam Club Metropolitan di New York Jumat lalu miliader tersebut mengatakan logam adalah lindung nilai mata uang seiring upaya negara menyuntikkan uang ke ekonomi mereka.

Rekap Bappebti Sengat Pasar

Rekap Bappebti Sengat PasarDalam menanggapi Daftar rekapitulasi 28 Broker atau agen broker  ilegal (versi Bappebti), Kepala Biro Hukum Bappebti Alfons Samosir mengatakan broker dan  introducing  broker (IB) pialang asing itu tersandung legalitas kegiatan perdagangan derivatif di Indonesia, yang sedang dipikirkan bagaimana caranya mereka dilegalkan. Namun sebelum diberi kesempatan untuk legal, semua proses hukum harus selesai.

UU No.10/2011 atau amandemen UU No.32/1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi telah mengatur aktivitas sistem perdagangan alternatif (SPA) atau OTC derivatives, yaitu Perdagangan Bilateral dengan penarikan margin yang didaftarkan ke lembaga kliring. Berdasarkan regulasi, semua pihak dilarang menawarkan kontrak berjangka, kontrak derivatif syariah dan kontrak derivatif kecuali mengantongi izin Bappebti. Otoritas bursa komoditas sangat detail mengenai ini, hingga iklan dan seminar pun diatur.

Menurut Roy Sembel, Direktur PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), izin memang bukan jaminan akhir bahwa pelanggaran akan hilang. Pialang terdaftar pun terkadang melanggar dan diterpa pengaduan. Setiap minggu menerima pengaduan minimal ada satu. Pengaduan itu terdiri dari tiga tipe. Pertama,pengaduan pialang liar yang berada di luar kewenangan BBJ sehingga hanya bisa dilempar ke tim satuan tugas (satgas) waspada investasi lintas regulator. Kedua, pengaduan pialang resmi yang namanya dicatut untuk menipu.

Ini dialami direktur utama yang namanya dicatut menaramas-invest.com untuk memainkan skema high yield investment program (HYIP). Ketiga, pengaduan pialang terdaftar, tetapi produknya bermasalah atau tidak resmi, yang dilaporkan ke Bappebti.   Lagipula, regulator bersama bursa dan PT Kliring Berjangka Indonesia secara rutin melakukan audit, minimal setengah anggota bursa tiap tahun untuk mencegah fraud.

Hasilnya, ‘nyawa’ PT Cayman Trust Futures dicabut pada 2008 karena menempatkan dana nasabah di rekening perusahaan dan dipakai untuk kepentingan operasional dan memanipulasi laporan bulanan kepada Bappebti dan BBJ serta KBI. Demikian juga ‘nyawa’ PT Masterpiece Futures pada 2010 dan PT Discovery Futures-saudara kandung PT Discovery Indonesia yang terkait dengan aliran dana kasus PT Elnusa Tbk tahun lalu. Audit serupa tidak mungkin menerpa broker ilegal. Jadi wajar, Bappebti mengingatkan masyarakat dengan merilis daftar versi mereka, meski akhirnya menuai protes karena mereka jugalah pemegang kunci penentu status legal tertuduh.

Data Malaysia Sengat Harga CPO

Data Malaysia Sengat Harga CPOHarga minyak sawit atau crude palm oil diperkirakan terus membumbung pekan ini, setelah Malaysia mencatat peningkatan ekspor, sementara panen produk substitusinya diduga turun.

Harga CPO penyerahan Juni naik 1,5%  menuju level terkuatnya dalam 1 tahun pada 3.479 ringgit (US$1.129) per ton di Malaysia , sebelum diperdagangkan  pada RM3.458 per ton pukul 16.41 waktu Jakarta kemarin. Bahkan komoditas pengiriman April sempat diperdagangkan pada RM3.500  per ton. Harga penutupan tersebut setara dengan Rp10.355 per kilogram (kg).

Analis senior Monex Investindo Futures Ariana Nur Akbar mengatakan, “Harga masih berpeluang menguat ke kisaran RM3.700 pekan ini hingga pekan depan”. Penguatan harga tersengat data ekspor Malaysia berdasarkan laporan surveyor pasar independen Intertek yang naik hingga 7,7% dalam 25 hari pertama Maret dibandingkan rentang yang sama bulan lalu. Intertek mencatat 1,07 juta ton komoditas crude palm oil (CPO) di pasar, dibandingkan dengan 992.362 ton pada periode  yang sama Februari.  Dukungan pada harga juga didapat dari spekulasi rendahnya pasokan produk pengganti CPO di Amerika Selatan, yakni kedelai, akibat cuaca yang tidak menentu. Jadi masih menunggu data proyeksi  USDA [Departemen  Pertanian AS] terkait dengan penanaman kedelai. Sekalipun ekonomi China melambat, namun ada upaya dari itu untuk mendorong produksi sektor industri, termasuk industri pangan yang banyak menyerap CPO dari Asia Tenggara.Data  Departemen Pertanian AS kian mendukung reli harga CPO, dengan menyebut produksi CPO Malaysia akan sedikit naik menjadi 19 juta metrik ton pada tahun yang dimulai 1 Oktober, naik dari 18,5 juta pada musim sebelumnya.

Thomas Mielke, Direktur Eksekutif Oil World, mengatakan harga CPO berpeluang bertahan ‘relatif tinggi’ sekitar US$1.000 per ton dalam 2 tahun mendatang, karena meningkatnya permintaan dan kesulitan memperluas produksi minyak sayur. Diperkirakan impor minyak sawit China pada 2011-2012 akan naik menjadi 6,7 juta ton dari 6 juta ton tahun lalu.

“Pemintaan-penawaran dalam situasi sangat ketat,” kata Paul Deane, ekonom pertanian Australia & New Zealand Banking Group Ltd, di Melbourne.

Oil World memperkirakan harga kedelai berjangka naik menjadi lebih dari US$14 per bushel karena konsumen menjadi lebih khawatir terhadap penurunan produksi dan China meningkatkan pembelian.

Deng Ruihong, wakil manajer umum penelitian minyak sayur di COFCO Corp, mengatakan impor China periode 2011-2012 bisa mencapai 58 juta ton dari 52,3 juta ton tahun lalu.

Data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) menunjukkan harga kedelai di sentra produksi Surabaya  kemarin naik ke Rp5.950 per kilogram dari Rp5.900 pada akhir pekan lalu. Itu adalah harga tertinggi untuk bulan ini.

Merger Bursa Disambut Dingin

Merger Bursa Disambut DinginPelaku pasar menilai dualisme bursa komoditas lebih menguntungkan karena memunculkan persaingan positif, dibandingkan dengan merger seperti lontaran Kementerian Perdagangan.

Direktur Kepatuhan Monex Investindo Futures Ferhard Annas menilai dua bursa berarti pilihan lebih banyak bagi pialang menawarkan produk, karena bisa menawarkan lebih banyak kontrak. Dengan dua bursa, persaingan jadi lebih bagus karena masing-masing akan berlomba-lomba membuat produk terbaik. Ferhad juga mempertanyakan apakah pemilik saham masing-masing bursa bisa saling dipertemukan untuk memuluskan rencana merger tersebut. Namun, merger bursa juga memiliki keuntungan tersendiri, diantaranya arah bursa menjadi lebih terarah dan tidak bertubrukan kepentingan kuat serta memudahkan regulator melakukan pengawasan. Ditinjau dari aspek administrasi dan koordinasi, juga memberi kemudahan bagi pialang, karena mengurusi dokumen seputar keanggotaan bursa dan transaksi hanya kepada satu otoritas.

Wacana penggabungan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengemuka belum lama ini. BBJ berdiri pada 2000 adalah Bursa komoditas modern pertama nasional, sedangkan BKDI lahir pada 2009.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Syahrul Sempurnajaya mengatakan ide itu muncul karena bursa seharusnya bisa memperbesar transaksinya jika menyatu. “Khususnya komoditas, tidak hanya transaksi SPA [sistem perdagangan alternatif ] seperti di BBJ maupun BKDI hanya CPO, Olein dan timah.”

Menanggapi wacana merger tersebut, Direktur BBJ Roy Sembel, hanya memberikan jawaban singkat. “Belum ada perkembangan soal merger bursa.”

Di sisi lain, CEO BKDI Megain Widjaja mengaku sudah ditanya Menteri Perdagangan Gita Wirjawan soal merger dan menilai bahwa hal itu bukan ide jelek, melainkan perlu kajian lebih lanjut karena memang ada perbedaan visi. Dia justru melihat sejak BKDI berdiri, terjadi persaingan yang semakin sehat dalam 3 tahun terakhir dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk produk kontrak multilateral di bursa.

Selama ini BBJ banyak mencatatkan transaksi di luar bursa atau over the counter secara bilateral antarpedagang. Jika dibandingkan dengan seluruh transaksi terdaftar anggota BBJ, maka perdagangan bersistem multilateral masih jauh dari target regulator  yang dipatok 5%. Target ini tertuang dalam Peraturan Kepala Bappebti No.85/2010. Adapun transaksi multilateral dilakukan pada kontrak yang dibuat oleh bursa seperti kakao, olein dan emas untuk BBJ.  Pada transaksi multilateral, para pelaku membentuk harga lewat penawaran dan permintaan sehingga kerap disebut price discovery. Di transaksi multilateral inilah nyawa industri perdagangan berjangka komoditas bersemayam, sebagai sarana lindung nilai (hedging), pengelolaan risiko dan pembentukan harga yang efektif dan transparan bagi pelaku usaha.

Di sisi lain, BKDI menawarkan kontrak komoditas primer minyak sawit atau crude palm oil (CPO), emas, olein dan timah (pasar spot). Harga kontrak CPO di bursa ini menjadi salah satu acuan Kementerian Perdagangan dalam menetapkan bea keluar CPO.

Perdagangan di BBJ Meningkat 34%

Perdagangan di BBJ Meningkat 34%Total volume transaksi perdagangan berjangka pada Bursa Berjangka Jakarta pada 5 bulan pertama tahun ini mencapai 2,77 juta transaksi, naik 34% dari 2,06 juta transaksi pada periode yang sama pada tahun lalu.

Roy Sembel, Direktur PT Bursa Berjangka Jakarta  (BBJ)/Jakarta Futures Exchange (JFX), mengatakan pihaknya memprogramkan kenaikan volume transaksi sebesar 20%-30% pada tahun ini.  Transaksi Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) mendominasi perdagangan berjangka dengan total transaksi mencapai 2,75 juta transaksi, disusul perdagangan kontrak multilateral sebanyak 21.762 transaksi, dan Penyaluran Amanat Luar Negeri (PALN) 539 transaksi.

Roy mengakui adanya penurunan volume transaksi perdagangan pada Mei dibandingkan bulan sebelumnya, sehingga volume transaksi bulanan terganggu, karena peningkatan sistem perdagangan  (upgrade) ke sistem on line. Persiapan dan proses  install sistemnya membutuhkan waktu sekitar 2-3 hari per pialang. Selain itu adanya faktor seasonal.

Dengan jumlah pialang anggota BBJ saat ini mencapai 116 perusahaan, maka seluruh proses install sistem dapat berlangsung hingga 2-3 bulan. Diprioritaskan untuk pialang aktif yang sampai sekarang sudah ada 20 pialang yang diinstall sistem baru. Dikatakannya optimis pertumbuhan volume transaksi akan kembali baik dalam beberapa bulan ke depan.

Pada tahun ini BBJ menargetkan 6,5 juta transaksi, naik sekitar 20% dari total realisasi volume transaksi pada tahun lalu yang mencapai 5,4 juta transaksi.

Panen Indonesia Persempit Reli Kopi

Panen Indonesia Persempit Reli KopiIndonesia merupakan penanam kopi robusta terbesar ketiga dunia. Hal ini pun diperkirakan naik dalam 3 tahun dan berpotensi bertumbuh 12%. Harga kontrak robusta penyerahan Mei sedikit berubah pada US$2.020  per ton  di bursa NYSE Liffe pada 2 Maret. Harga untuk kontrak paling aktif tersebut melaju  12% tahun ini.

Survei Bloomberg terhadap tujuh eksportir, dua pedagang dan satu penyangrai menunjukkan produksi kopi tersebut bisa naik 20%  menjadi 10 juta karung tahun ini dari 8,3 juta tahun sebelumnya. Satu karung kopi setara dengan 60 kilogram.  Berdasarkan data pemerintah Amerika Serikat (AS), jumlah itu merupakan yang terbesar sejak 2009  dan melampaui diprediksi Volcafe, unit dari Man ED & F Holdings Ltd yang menilai panen hanya akan mencapai 9,1 juta karung.  Kopi robusta yang kebanyakan tumbuh di Lampung, Bengkulu dan Sumatra Selatan, mewakili 75% produksi Indonesia. Panen ini berlangsung dari April sampai Juli, dengan hasil yang lebih kecil pada September.

Menurut Direktur INTL FCStone Inc untuk komoditas lunak global Oscar L. Schaps, harga kopi dapat turun sampai US$1.700 per ton dari posisi saat ini US$2.020. “Ketatnya pasar robusta akan bertahan selama paling sedikit 1 bulan lagi. Kenaikan harga terakhir akan menarik lebih banyak ekspor dari Vietnam.

Harga kopi robusta berjangka melonjak ke level tertinggi 5 bulan pada Februari sejalan dengan upaya petani Vietnam, pemasok terbesar, kembali menimbun stok. Panen kopi di Indonesia yang dimulaI pada April dapat kembali mengisi pasokan global.

Menurut Volcafe, Vietnam jadi pemasok tunggal robusta beberapa bulan terakhir, hingga India, Uganda, Indonesia, Pantai Gading dan Brasil mengapalkan produksinya pada April dan Mei.

Di sisi lain, Macquarie Group Ltd mengatakan pasok robusta global akan melebihi permintaan sebesar 2,5 juta karung musim ini, dibandingkan dengan deficit 700.000 karung tahun lalu.

Euro Ke Level Tertinggi 2 bulan

Euro Ke Level Tertinggi 2 bulanJAKARTA : Nilai tukar euro naik ke level tertinggi 2 bulan terhadap dollar AS dan yen, setelah seorang pejabat Pemerintah Yunani mengisyaratkan bahwa para menteri keuangan regional akan menyetujui perjanjian dana talangan kedua bagi negara yang dirundung masalah utang tersebut.

Ariston Tjendra, Kepala Riset Monex Investindo Futures mengatakan “Sekarang ada optimisme mengenai Yunani. Pasar optimistis negara itu akan mendapatkan kesepakatan dengan Uni Eropa dan IMF [Dana  Moneter International] terkait bailout kedua”. Optimisme itu menguatkan euro, sekalipun pasar masih tetap harus mewaspadai perkembangan yang terjadi. Hari ini Bank Sentral Eropa (ECB) juga akan mengumumkan suku bunga yang analis prediksi tidak berubah pada 1%.  Sikap Federal Reserve atau bank sentral AS yang tetap dengan kebijakan longgar hingga 2014 juga menguatkan euro. Namun, untuk pekan depan diperkirakan euro bergerak terbatas dengan level resistant 1,3500 per dolar. Euro naik 0,3% menjadi US$ 1,3303 pukul 8.44 di London dari posisi penutupan di New York. Mata uang ini sempat menyentuh US$1,3313, tertinggi sejak 12 Desember. Mata uang Eropa itu melaju 0,4% ke 102,66 yen setelah mencapai 102,77 yen, level terkuat sejak 13 Desember. Dolar naik 0,2% menjadi 77,18 yen.

ECB bertemu hari ini untuk menetapkan kebijakan moneter. Pada saat yang sama, indeks Dolar menyentuh posisi terendah dalam 2 bulan karena bursa saham Asia naik seiring dengan pelemahan permintaan terhadap investasi aman.

Tim Kelleher, Kepala Mata Uang Asing ASB Institutional-unit dari Commonwealth Bank of Australia mengatakan “Pasar berpikir akan menerima tambahan kecil bersama munculnya kesepakatan [Yunani].”   Indeks Dolar Intercontinental  Exchange melacak turunmata uang mitra menjadi turun 0,4% ke 78,420 setelah menyentuh 78,407, terendah sejak 8 Desember.

Yunani harus membuat kesepakatan tentang pemotongan pengeluaran untuk menerima paket penyelamatan 130 miliar euro (US$173 miliar) dari Komisi Eropa, ECB, dan IMF yang biasa disebut troika.  Perdana Menteri Luksemburg,  Jean-Claude Juncker dan menteri keuangan wilayah euro akan bergabung dengan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde di Brussels. Juncker saat ini memimpin menteri keuangan Negara pengguna euro. Euro telah jatuh 3,3% dalam 3 bulan terakhir , ,kinerja terburuk di antara 10 mata uang yang dilacak dalam Indeks Bloomberg dengan Korelasi Tertimbang. Adapun poundsterling telah membukukan penurunan terbesar kedua dan kehilangan  1,9%.

Bank of England (BoE) diperkirakan para analis dalam survey Bloomberg akan meningkatkan pembelian obligasi sebesar 50 miliar pound (US$79 miliar) pada pertemuan pengambil kebijakan hari ini.

Emma Lawson, ahli mata uang  National Australia Bank Ltd, mengatakan bank sentral itu dapat meningkatkan pembelian oleh 75 miliar pounds dengan asumsi BoE  dapat menemukan aset yang tersedia untuk dibeli, karena mereka mengambil kebijakan di luar pilihan yang tersedia.

Investasi Komoditas Melejit

Jakarta : Investasi pada komoditas bertambah pada laju tercepat dalam 6 tahun di tengah  tanda-tanda penguatan pertumbuhan ekonomi sekalipun JP Morgan Chase & Co dan Goldman Sachs Group Inc mengingatkan bahwa harga beberapa komoditas meningkat terlalu cepat.

Data Bloomberg menunjukkan kontrak berjangka pada 24 komoditas bulan lalu bertambah 9,3%, terbesar sejak Januari 2006. Adapun data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS menunjukkan spekulan memegang posisi paling bullish sejak November. Emas dan perak memiliki awal terbaik untuk setahun sejak 1983. Indeks LMEX atas enam logam industry naik terbesar sejak 2006 dan harga ternak di bursa berjangka naik ke rekor. Sementara harga bahan baku rebound dari penurunan tahunan pertama dala 3 tahun di tengah tanda-tanda pertumbuhan dunia akan melewati resesi dan sejalan laporan manufaktur yang tumbuh dari China hingga India.  Dipertahankannya suku bunga di AS pada rekor rendah dan upaya China menopang pertumbuhan akan meningkatkan permintaan. Optimisme itu diimbangi krisis Eropa yang dikhawatirkan melebar dan peringatan Dana Moneter Internasional bahwa kondisi Benua Biru bisa menggelincirkan ekonomi global.

Jess Gaspar, Managing Director Commonfund Asset Management di Wilton, Connecticut yang mengelola US$25 miliar aset mengatakan, “Berita ekonomi telah membaik dan orang-orang kembali beriventasi . Itulah resep untuk pasar yang meningkat”. Jika ekonomi terus menguat dan bank sentral melanjutkan pelonggaran moneter maka secara umum akan berpengaruh sangat bullish terhadap aset berisiko dan komoditas pada khususnya. Data yang dihimpun Bloomberg juga menunjukkan obligasi global naik 0,6% dan Indeks Dolar AS melemah 1,1%.

Lonjakan pada komoditas didukung kebijakan Federal Reserve yang bulan lau berjanji mempertahankan bunga pinjaman dekat rekor terendah sampai akhir 2014. Selain itu muncul spekulasi bahwa China akan mengurangi pembatasan pinjaman guna menopang pertumbuhan. Denyut kinerja ekonomi juga terpicu data tenaga kerja AS yang naik lebih dari perkiraan pada Januari dan tingkat pengangguran yang tak terduga turun ke level terendah dalam 3 tahun.

Investasi Komoditas Melejit

Michael J.Jansen, analis di JPMorgan di London mengatakan lonjakan harga logam tahun ini tidak berkelanjutan karena ekonomi tidak memiliki permintaan yang  cukup menjadi pemicu. JPMorgan memangkas perkiraan harga 2012  untuk aluminium, perak, perak, nikel dan emas. Sementara itu tim peneliti komoditas Goldman yang dipimpin oleh Jeffrey Currie, akhir bulan lalu merekomendasikan untuk menarik diri dari tembaga setelah sebelumnya harga naik 16% dalam waktu sekitar 6 minggu.

Suluh Wicaksono(Kepala Riset Askap Futures) menuturkan data nonfarm payroll tidak akan banyak berpengaruh selama pekan ini . “Emas, jika bertahan di atas US$1.715, akan menguji level US$1.800 per ounce.” Harga emas diperkirakan menyentuh US$1.850 per ounce. Sementara itu pada semester berikutnya harga bisa membuat rekor baru pada us$ 1.950 per ounce.

Kopi Menjadi Komoditas Resi Gudang

Kopi Menjadi Komoditas Resi Gudang

Pada tanggal 25- 26 Nopember 2011, PT. Kliring Berjangka Indonesia (Persero) sebagai Pusat Registrasi dalam Sistem Resi Gudang telah meregister Resi Gudang dengan underlying komoditas baru yaitu komoditas kopi sejumlah 3 (tiga) Resi Gudang (RG), yang telah diterbitkan oleh salah satu Pengelola Gudangnya (PG) PT Sucofindo, sebanyak 462,25 ton (462.250 Kg), dengan total nilai barang/RG sejumlah Rp. 26.871.398,- di Gudang Puskud Takengon Bener Meriah, Aceh.

Dengan itu, membuktikan adanya antusias dan kesadaran para petani khususnya di wilayah Takengon Bener Meriah Aceh akan pentingnya memelihara dan menjaga kualitas komoditas kopinya, sehingga dapat diresi gudangkan melalui Gudang Puskud Takengon Bener Meriah Aceh, dan telahdiagunkan untuk Pembiayaan Resi Gudang dari Bank BRI Cabang Takengon Aceh.

Hal ini menunjukkan bahwa perbankan Indonesia semakin mengakui dan mempercayai Resi Gudang. Hal itu juga sebagai agunan utama untuk memperoleh kredit bagi masyarakat khususnya para petani atau pengusaha kopi tersebut, guna dapat mengembangkan dan memajukan produksi kopinya.